Kerja keras pertamina dalam menyukseskan program konversi Minyak Tanah ke LPG nampaknya akan segera berakhir.
Direncanakan konversi Minyak Tanah ke LPG akan terus berlangsung hinga tahun 2010 yang akan datang. Yang didasari untuk menekan Penyalahgunaan Minyak Tanah Bersubsidi yag selama ini banyak banyak "dipermainkan" oleh oknum yang kurang bertanggung jawab.
Dan untuk program konversi Minak Tanah ke LPG ini sendiri rencana akan berakhir pada tahun 2010. Akan tetapi pada tahun depan, sebanyak 9,395 juta paket perdana LPG 3 kg rencananya akan dibagikan kepada masyarakat.
Volume isi perdana dan isi ulang yang akan dibagikan mencapai 3,001 juta metrik ton dan jumlah minyak tanah yang akan dikonversi sebanyak 7,4 juta kiloliter.
Wilayah yang akan dikonversi tahun depan merupakan kelanjutan dari tahun 2009, ditambah daerah baru seperti Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, NTB, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.
Jadi SANGATLAH PENTING BAGI ANDA untuk tidak melewatkan periode terakhir dari konversi Minyak Tanah ke LPG pada tahun 2010 mendatang.
Terimakasih untuk Pertamina yang telah bekerja keras untuk menyukseskan Program ini. Semboyan Kerja Keras Adalah Energy Kita nampaknya sudah berhasil dirasakan hingga lapisan masyarakat terbawah di Republik kita ini.
Terimakasih Pertamina
Semoga informasi ini dapat membantu mobilitas dan rutinitas kita sehari-hari.
DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
NOMOR: 75/HUMAS DESDM/2009
Tanggal: 13 November 2009
HARGA JUAL ECERAN BBM TERTENTU: BENSIN PREMIUM,
MINYAK SOLAR DAN MINYAK TANAH (KEROSENE) TETAP
Oleh karena itu, terhitung mulai pukul 00.00 waktu setempat tanggal 15 Nopember 2009 ditetapkan bahwa harga jual eceran BBM tertentu, yaitu Bensin Premium, Minyak Solar (Gas Oil) dan Minyak Tanah (Kerosene) dinyatakan tidak berubah dan tetap mengacu kepada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1 tahun 2009, tanggal 12 Januari 2009 tentang Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Tanah (Kerosene), Bensin Premium dan Minyak Solar (Gas Oil) untuk Keperluan Rumah Tangga, Usaha Kecil, Usaha Perikanan, Transportasi dan Pelayanan Umum, yaitu untuk Bensin Premium sebesar Rp. 4.500,- (empat ribu lima ratus rupiah) per liter, Minyak Solar (Gas Oil) sebesar Rp. 4.500,- (empat ribu lima ratus rupiah) per liter dan Minyak Tanah (Kerosene) sebesar Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus ribu rupiah) per liter.
Sutisna Prawira
This is the Cataloge of pertamina Product, consist of Fuel (BBM), non-fuel, Gas, Petrochemical, and Lubricant.
Fuel (BBM)
Fuel Products:
* Motor Gasoline
* Kerosene
* HSD (High Speed Diesel)
* MDF (Marine Diesel Fuel)
* MFO (Marine Fuel Oil)
Special Fuel
Special Fuel products :
* Aviation Gasoline
* Aviation Turbine Fuel
* Bio Solar
* Pertamax
* Pertamax Plus
* Pertamina Dex
* Bio Pertamax
Non-Fuel (Non-BBM)
Non Fuel Products :
* Asphalt
* Pelumas (Lube Base Oil)
* Pelarut (Solvent)
* Green Coke
* Calcined Coke
* Paraffin Wax
* Slack Wax
* Heavy Aromate
Gas
Gas Products consists of LPG (Liquid Petroleum Gas), Gas Fuel (BBG), Musicool (Substitute refrigerant for CFC,
with low pollution and environmentally friendly)
Petrochemical
Numbers of PERTAMINA’s Petrochemical Products.
Lube Base Oil
Provides information of PERTAMINA’s Lube Base Oil Products based on their function:
* Automotive Gear Oil
* Circulating Oils
* Heavy Duty Diesel Engine Oils
* Industrial and Marine Engine Oils
* Industrial and Hydraulic Oils
* Passenger Car Oils
* Powershift Transmissions and Heavy Equipment Hydraulic Oils
* Refrigerating Oils
* Two Stroke Gasoline Engine Oils

Sesuai dengan Selogan yang sedang di gagas oleh Pertamina KERJA KERAS ADALAH ENERGY KITA, tanpa mengenal rasa lelah, tanpa memandang bentang jarak yang menghadang, Pertamina kembali meneruskan tekad dan keseriusannya untuk memasarkan dan menguatkan Brand yang dimiliki dengan Mengekspansi Negara tetangga Australia.
Sydney,
Jum’at 23 Oktober 2009 adalah saat yang cukup menggembirakan bagi Pertamina dan bagi bangsa kita indonesia. Karena pada hari inilah Pertamina yang diwakili oleh Ministry of Transportation NSW, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina melakukan Lounching pelumas ke konsumen Australia,yang meliputi segmen otomotif dan industri. Beberapa merek produksi pelumas adalah Fastron, Prima XP, Meditran SX dilepas kepasar Australia.
Pemilihan Australia sendiri didasarkan atas beberapa pertimbangan. Selain karena jaraknya yang relatif dekat, Australia dinilai memiliki nilai yang cukup prestigius karena termasuk negara “Barat” dan Kebutuhan pelumas Australia sekitar 550.000KL/th. Sasaran pasar awal adalah segmen otomotif baik Top Tier maupun Mid Tier, dengan kebutuhan 260.000KL (48% dari kebutuhan nasional). Jaringan pemasaran yang dibidik adalah independent garage, taxi pool, bus/truck pool, dan toko pengecer autoparts independen (non-chain).
Dalam mendistribusikan pelumas dan melayani konsumen di Australia, Pertamina telah menunjuk satu Country Distributor
, Offshore Lubricants Pty Ltd yang beralamat di 28 Bryant Street, Padstow NSW 2211 Australia. Saat ini Offshore Lubricants telah memasarkan Pelumas ke independent garage, perusahaan taxi, gas station dll. Penetrasi pelumas di berbagai kota dan Negara bagian Australia akan terus ditingkatkan, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, Pelumas Pertamina semakin mudah diperoleh konsumen.
Selain meluncurkan secara Resmi di kota Sydney, Pertamina juga meresmikan dua bengkel resmi Pertamina OliMart di Sydney, yang berlokasi di Enmore Street dan Canterburry Road. Bengkel Resmi ini merupakan hasil kerja sama Pertamina dan Country Distributor dengan para independence garage, sehingga konsumen dapat memperoleh edukasi Pelumas, kegiatan promo dll dan tentu saja dengan harga yang kompetitif.
Seiring dengan tuntutan zaman, dalam usaha dan bisnis apapun pasti dibutuhkan satu buah jalinan dan kedekatan antara produsen dan para konsumennya.
Sama halnya dengan pertamina yang selama ini selalu berusaha untuk menjalin kedekatan dan hubungan baik (Good Will) dengan para mitra dan konsumen-nya.
Dan bagi para konsumen yang memiliki pertanyaan danmemiliki beberapa hal yang ingin ditanyakan seputar produk atau pelayanan publik dari Pertamina, anda dapat dengan sangat mudahnya terhubung dengan pertamina, baik itu melalui jasa E-mail atau dengan menghubungi Nomor telpon online yang disediakn oleh pertamina bagi kita semua.
Untuk anda yang mempunyai pertanyaan dan ingin melakukannya melalui E-mail, anda dapat meng-klik disini dan anda akan langsung terhubung ke website resmi Pertamina, pada halaman Contact Pertamina.
Sedangkan bagi anda yang ingin bercakap langsung dengan Costumer Service dari pertamina, anda dapat menghubungi langsung dari Ponsel atau telpon rumah anda ke Nomor
021- 791 7300 (Untuk HP) dan
500-000
Semoga semua pertanyaan dan ketidaktahuan akan terjawab semua dan akan terus meningkatkan hubungan baik diantara Pertamina dan kita semua.
Admin :
www.indonesianoilandgas.blogspot.com
"Cicak Vs Buaya”,
Frase yang satu ini sepertinya sedang benar-benar “in” di Negara kita Indonesia. Akan tetapi makna yang tersirat dari frase ini nampaknya memiliki satu buah arti yang kurang begitu baik, apabila kita tilik dari kondisi riil yang terjadi pada bangsa kita pada saat ini.
Tapi,
Apabila frase tersebut sedikit kita “otak-atik” dan kita rubah, maka frase baru yang kita dapat, akan memiliki satu buah arti baru yang cukup memotivasi. Dan frase baru yang kita dapatkan adalah :
“Dari Cicak Menjadi Buaya”
Tapi apa ya, hubungan frase tersebut dengan Pertamina ?
Seperti yang kita idam-idamkan dalam hidup. Kesuksesan (Income dan Brand) pasti akan selalu kita kejar. Terkadang Siang jadi Malam – Malam jadi Siang atau Kaki diatas dan kepala dibawah-pun rela kita lakukan demi mencapai tujuan kita.
Naah,
Disinilah kita bisa menggunakan frase yang baru saja kita temukan dari hasil otak-atik kata. Anggaplah diri kita saat ini (Pertamina) adalah se-ekor cicak kecil, yang kelak suatu saat dapat menjelma menjadi se-ekor buaya besar, yang disegani (Kompetitor) dan dapat menjadi Penguasa (Pasar) yang bijaksana.
Dengan menganggap diri kita (Pertamina) sebagai cicak, kita pasti akan senantiasa berusaha meningkatkan mutu (SDM,teknologi,research) dengan tujuan bertransformasi menjadi se-ekor buaya.
Sejauh ini, apa yang sudah dilakukn oleh Pertamina memang selalu menunjukan progress yang cukup baik, walaupun belum bisa dikatakan istimewa. Akan tetapi tidak ada satu hal pun di dunia yang dapat direngkuh dengan mudah atau…
Yakin-lah kita mampu, yakin-lah kita tidak kalah dari mereka, dan yakin-lah…
as soon as possible that day will come to us
Jangan pernah kenal kata menyerah, karena Kerja Keras Adalah Energi Kita.
Be the Number One For Your Self and Our Country.





